Connect with us

KIDS ZONE

Anak Berhutang, Baik Apa Buruk Ya.???

Avatar

Published

on

Anak Berhutang, Baik Apa Buruk Ya.???




JulieteMagz.com – Sebagai orang tua yang menyangi buah hatinya tentu saja akan memberikan yang terbaik guna menunjang tumbuh kembangnya, seperti halnya mengenai pendidikan, mainan kesenangan si anak dan bahkan memberikan uang saku saat si anak bersekolah.

Tentunya akan membuat Anda terkejut dan tidak percaya bahwa buah hati Anda sudah bisa berhutang pada orang lain. Kebiasaan berhutang pada anak biasanya saat menginjak Seolah Dasar (SD), di mana si anak yang sudah menginjak umur tujuh hingga sepuluh tahun sudah mengetahui fungsi dari uang.

Prilaku berhutang ataupun meminjang uang pada orang lain, bagi kebanyakan orang adalah salah satu sifat buruk yang tidak patut ditiru, terlebih bagi anak-anak. Namun, menurut Psikolog DR. Seto Mulyadi, Psi, M.Si atau yang kita kenal dengan panggilan Kak Seto, menjelaskan tidak semua sifat berhutang itu jelek.

“Sifat ataupun prilaku berhutang bila dilakukan seorang anak memang masih terbilang tabu bagi sebagian orang tua, namun itu adalah salah satu cara anak untuk belajar berinvestasi, jika benar.”

Ditambahkan Kak Seto, misalnya, bila anak ijin ke orang tuanya ingin membeli sesuatu barang dengan uang orang tua, di mana yang menunjang dirinya untuk mengerjakan atau menyelesaikan sesuatu yang ia ingin kerjakan. “Tentunya hasil yang akan ia dapat saat meminta uang pada orang tau akan menghasilkan sesuatu yang baik. Terlebih anak sudah mengenal pelajaran matematika yang membuatnya cerdas dan si anak mampu berhitung akan jumlah uangnya yang ia miliki.”

Ketika anak yang terbilang masih dini memiliki tanggungan uang kepada orang lain ataupun berhutang, tentu saja peran orang tua wajib bertanya kepada si anak mengapa dan untuk apa si anak berhutang.

Menurut Kak Seto, selama berhutang itu baik untuk menunjang proses perkembanganya tidak apa-apa, tetapi jika si anak berhutang untuk sekedar senang-senang saja perlu ada tindakan yang tegas dari orang tua.Jika si anak berhutang demi kesenangannya saja tentunya peran orang tua sangatlah penting untuk mengingatkan anak. Karena jika tidak, akan dilakukan terus menurus oleh si anak.

“Yang ditakutkan kebiasaan berhutang si anak akan berdampak terus hingga dewasa, dan juga orang tua harus memberikan penjelasan apa fungsi uang dan juga memanfaatkan uang demi masa depan si anak,” jelas pria yang menyenangi anak-anak ini.

Selain itu peran orang tua juga harus memberitahukan kepada anak jika berhutang adalah sesuatu bentuk tanggung jawab untuk mengembalikan sesuatu yang telah kita pinjam kepada orang lain. “Hutang itu harus dibayar dan itu tidak baik, intinya diberikan pengetahuan yang singkat kalau berhutang itu tidak baik,” terang pemilik nama DR. Seto Mulyadi, Psi, M.Si. AS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × three =

Trending

Copyright Juliete Magazine 2018. All Right Reserved