Connect with us

KIDS ZONE

Anak Mulai Kritis Tentang Sesuatu, Jangan Diremehkan

Kitisi yang anak lakukan itu adalah pelajaran yang wajar dan memang harus begitu.

Published

on

Anak Mulai Kritis Akan Sesuatu Hal
Ilustrasi Anak Kritis Akan Sesuatu. FOTO : incomnt

JulieteMagz.com – Umumnya kritisi adalah bagian dari penilaian seseorang akan tingkah laku atau perbuatan seseorang yang tidak baik dan baik, kritisi dapat membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih baik dari segala hal. Tetapi bagaimana bila anak anda yang suka mengkritisi hal apapun, sebetulnya anak yang senang mengkritisi timbul dari dirinya sendiri yang ingin mengetahui segala hal yang belum mereka pahami dan belum mereka ketahui.

Menurut Fabiola P Setiawan, M.Psi, Psikolog yang berpraktek di Klinik Tumbuh Kembang Anak dan Remaja, Bintaro. Kitisi yang anak lakukan itu adalah pelajaran yang wajar dan memang harus begitu, karena dengan begitu si anak akan mengetahui dan prilaku anak yang kritis menunjukkan rasa keingintahuan yang sangat besar terhadap lingkungan sebagai wujud dari insting belajar yang dimilikinya.

“Oleh karena itu, tidak tepat apabila sikap kritis anak dipandang remeh atau bahkan disalahkan. Terlebih itu menandakan kalau si anak tersebut sudah mampu mengenali dan menilai jika ada sesuatu hal yang tidak sesuai dengan pengetahuan atau pemahaman yang ia miliki sebelumnya,” Jawab Fabiola.

Pola pikir anak sebetulnya sudah berubah saat si anak berumur tiga tahun, anak sudah dapat berpikir dan memilah-milah mana yang baik dan benar. Peran orang tua sangatlah diperlukan untuk membimbing si anak, karena dengan pola didik orang tua yang baik akan membuat dan bahkan membantu pola berpikir si anak berkembang dengan baik.

Pola pikir anak yang kritis adalah suatu karakter yang terkadang selalu diabaikan oleh para orang tua, karena orang tua berpikir anak tidak perlu tahu-menahu atas segala hal. Tetapi pola pikir orang tua yang demikianlah yang salah, karena pola pikir anak yang kritis dapat menjadi modal dasar si anak untuk meraih masa depannya, karena dengan kritis pikiran anak akan tumbuh dewasa secara cepat dan anak yang kritis akan lebih selektif dalam merespon segala sesuatu.

Sehingga segala keputusan yang mereka ambil relatif tepat, karena sebelumnya ia dapat menimbang-nimbang masalah sebelum mengambil keputusan. “Selalu hargai setiap pertanyaan atau ide mereka. Sikap kritis anak juga perlu disikapi secara antusias oleh orang tua dan berusaha untuk menjawab semua kritisi anak secara positif, agar si anak mengetahui apa yang mereka kritisi,” jawab Fabiola. AS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + nineteen =

Trending

Copyright Juliete Magazine 2018. All Right Reserved