Connect with us

KIDS ZONE

Bahayakah Anak Membuat Kelompok Atau Geng.???

Sebuah kelompok atau geng ternyata mampu membentuk pribadi anak.

Avatar

Published

on

Bahayakah Anak Membuat Kelompok Atau Geng.???
Ilustrasi Anak Membuat Geng. FOTO : escgroup

JulieteMagz.com – Suatu perkumpulan atau yang biasa disebut geng semakin marak terjadi di dunia remaja, memilih teman yang pantas dan memiliki kriteria khusus adalah salah satu syarat untuk masuk ke dalam anggota sebuah kelompok ataupun geng.

Namun ketika geng tersebut terbilang tidak baik, sebaiknya sebagai orang tua harus lebih waspada terhadap pergaulan yang satu ini. Lalu haruskah anak untuk bergaul dengan temannya, dan bermanfaatkah sebuah geng bagi anak.

Menurut Rini Hildayani, M. Psi. Anak yang sudah sekolah dan mampu berkomunikasi dengan orang lain cenderung lebih banyak menghabiskan waktunya dengan temannya, ketimbang keluarganya.

“Ketika hal tersebut terjadi pada anak biyarkan saja selama masih dalam rana positif, karena sebuah kelompok atau geng ternyata mampu membentuk pribadi anak lebih menghargai dan memiliki rasa menolong satu sama lain,” jelasnya.

Kebutuhan untuk menjalin sosialisi dengan orang lain, memang sangat dibutuhkan oleh anak terlebih ketika si anak sudah membuat kelompok atau geng sendiri dengan teman-teman sebayanya.

Terdapat dua jenis kelompok atau geng yang sering dilakukan anak-anak, yaitu terbuka dan tertutup, dimana yang pertama adalah suatu kelompok atau geng yang memiliki kegemaran yang sama dan yang kedua adalah kelompok geng yang memiliki kriteria khusus untuk masuk menjadi anggotanya.

“Kelompok yang pertama (terbuka) itu contohnya si anak yang memiliki hobi bermain bola, jika sedang latihan tentunnya mereka dapat membawa orang lain turut serta dan bahkan setelah latihan selesai mereka bisa bergabung dengan kelompok lain. Dan kelompok kedua (tertutup) contohnya harus memiliki paras cantik, jadi bila tidak memiliki paras cantik tidak boleh bergabung dalam kelompok ataupun geng tersebut. Jadi tidak semua kelompok atau geng berarti negatif bagi anak,” papar Rina. AS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + 2 =

Trending

Copyright Juliete Magazine 2018. All Right Reserved