Connect with us

KIDS ZONE

Berbahaya Atau Tidak Flu Telinga Pada Buah Hati.???

Avatar

Published

on

Ilustrasi Buah Hati Terkena Flu. FOTO : kidhealty

JulieteMagz.com – Minuman dingin yang dikonsumsi berlebihan tentunya akan membuat dampak yang tidak baik bagi semua orang, terlebih bagi buah hati. Salah satu penyakit yang sering timbul karena banyak mengkonsumi es adalah flu, di mana penyakit tersebut akan membuat anak menjadi demam, bersin-bersin dan mengeluarkan cairan dari hidung.

Tidak dipungkiri, penyakit flu yang kerap dialami oleh anak umumnya dianggap sesuatu yang sepele dan biasa oleh para orang tua. Salah satu pencegahan yang sering orang tua lakukan ketika anak terserang flu adalah memberikan obat flu atau antibiotik pada anak, dengan begitu orang tua berpikir sakit flu pada anak akan hilang dengan sendirinya.

Seperti yang dijelaskan oleh dr. Patria Vittarina, Sp.A,. Memang terbilang mengkhawatirkan jika anak terserang flu dan tidak kunjung sembuh. “Hal ini akan membuat telinga si anak terjangkit virus yang diakibatkan dari flu tersebut, biasanya karena virus yang bermacam-macam. Virus tersebut mengalir turun ke bagian bawah hidung, yaitu laring yang berhubungan dengan organ telingga, karena virus tersebut mengalir dari saluran hidung dan saluran tenggorokan, hal tersebut yang menyebabkan infeksi telinga pada bagian dalam dan tengah si penderita.

”Proses perpindahan virus dari hidung menunju organ telinga anak terbilang sangat cepat, dikiuti dengan kondisi anak yang tidak sehat virus akan menyebar pada tenggorokan pada anak dan membuat si anak radang tenggorokan yang menyebar melalui saluran eustachius.

Saluran eustachius sendiri adalah saluran yang menghubungkan telinga bagian tengah dengan rongga dibelakang hidung dan tenggorokan bagian atas. “Saat kondisi seperti ini anak sudah memasuki kondisi yang disebut dengan otitis media atau biasa disebut dengan radang telinga tengah, yang membuat tubuh si anak mengalami demam tinggi. Kondisi saat ini sudah terbilang membahayakan karena dapat terjadi pembengkakan pada saluran eustachius,” jelas dr. Patria.

Ditambahkan oleh dr. Patria Vittarina, Sp.A,. Bahkan bisa membuat kondisi semakin parah, yaitu membuat gendang telingga pada organ telingga pecah. Yang disebabkan adanya cairan atau virus yang sudah terjangkit oleh kuman atupun bakteri.

“Selain itu telinga akan terdapt cairan yang berwarna bening, bahkan keluar seperti nanah, bila sudah terinfeksi terlalu parah. Terlebih bagi anak-anak yang masih berumur balita, akan lebih mudah dan sangat berbahaya,” terangnya.

Seperti yang kita ketahui saat anak terserang infeksi saluran pernapasan dalam waktu lama, infeksi yang dialami oleh anak dapat menyebar ke telinga tengah. Sehingga Menimbulkan infeksi dan membuat saluran Tuba Eustachius menyempit. Akibatnya telinga terasa menjadi penuh, berdenging, dan pendengaran akan otomatis berkurang.

“Tuba Eustachius merupakan saluran yang menghubungkan telinga bagian tengah dengan rongga hidung bagian atas tenggorokan. Yang paling rawan terserang penyakit infeksi telinga terlebih bagi anak bayi yang baru lahir. Bayi lebih mudah sekali terserang infeksi telinga, karena Tuba Eustachius masih pendek, datar dan lebih lebar hingga kuman ataupun bakteri yang ada dalam tenggorokan dan hidung mudah masuk,” ujar dr. Patria. AS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + 12 =

Trending

Copyright Juliete Magazine 2018. All Right Reserved