Connect with us

KIDS ZONE

Buah Hati Dititipkan Kepada Orang Lain, Harus Ikut Aturan Siapa.???

Cukup ada komunikasi yang baik antara orang tua anak dengan kakek nenek saja sadah cukup.

Avatar

Published

on

Buah Hati Dititipkan Kepada Orang Lain, Harus Ikut Aturan Siapa.???
Ilustrasi Buah Hati. FOTO : forchildcare

JulieteMagz.com – Orang tua yang terbilang memiliki aktivitas di luar rumah yang terbilang padat, karena berkerja? Tidak dipungkiri kebanyakan pasangan pasutri saat ini memiliki kesibukan yang luar biasa di luar rumah, namun kesibukan tersebut ternyata membuatnya lupa akan sosok keluarga ataupun anak-anak yang sedang membutuhkan peran orang tua.

Lantaran kesibukan perkerjaan para orang tua pun banyak memperkerjakan babysitter ataupun memilih untuk menitipkan sang anak kepada orang yang lebih terpercaya yaitu kakek dan nenek.

Namun, ada yang menjadi catatan bagi para orang tua saat menitipkan anaknya pada orang lain. Setelah terjalin komunikasi yang baik antara orang tua kandung dengan kakek nenek, tentunya si anak mengetahui harus mengikuti aturan siapa, tinggal dibutuhkan sifat tegas si kakek nenek kepada si anak.

Bagi Ratih Zulhaqqi, M, Psi, psikolog dari Fakultas Psikologi Salah satu contohnya boleh bermain keluar rumah dari jam 4 sore hingga jam 6 sore. “Aturan tersebut harus dijalani anak, bila si anak memohon kepada kekek neneknya, mereka harus tegas dan mematui aturan yang sudah ditetapkan. Namun pada umumnya sifat kakek nenenk kepada cucu lebih bersifat memanjakan, jadi terkadang hanya dihadapan orang tua saja aturan tersebut berlaku,” terang Ratih.

Menitipkan buah hati kita kepada orang tua (kakek nenek) bagi para pakar psikolog tidak akan berdampak pada tingkat kematangan psikologis si anak. Cukup ada komunikasi yang baik antara orang tua anak dengan kakek nenek saja sudah cukup.

“Menitipkan anak mau kepada kakek neneknya tidak memiliki batasan usia, selama yang dititipi berkenan kenapa tidak, bahkan adan yang dari kecil sudah bersama kakek nenek. Yang terpenting orang tua anak ini memberikan kebutuhan yang diperlukan si anak, misalnya dalam memberikan susu yang sangat dibutuhkan oleh anak yang masih berumur satu hingga lima tahun ataupun kebutuhan materil bila anak membutuhkan sesuatu untuk tugas sekolah,” beber Ratih pada JulieteMagz.com.

Ditambahkan oleh Ratih. Bila kita sadari kakek nenek adalah salah satu anggota keluarga kita, jadi menurut saya tidak seharusnya hubungan si cucu dan kakek nenek ini malah dijauhkan.

“Buatlah semua saling membutuhkan atau sebut saja orang tua dan kakek nenek ini sebuah tim yang saling memberikan pengasuhan yang baik kepada si anak. Tentunya hal ini juga harus diisi dengan rasa kasih sayang, kenyamanan dan keamanan dari orang tua,” tutup Ratih Zulhaqqi M, Psi. AS.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − 8 =

Trending

Copyright Juliete Magazine 2018. All Right Reserved