Connect with us

KIDS ZONE

Flek Paru-Paru, Sama Dengan TBC.???

Penyakit flek paru-paru itu hanya perubahan sebuah nama penyakit yang diperhalus.

Avatar

Published

on

Flek Paru-Paru, Sama Dengan TBC.???
Ilustrasi Paru Pada Anak. FOTO : novice

JulieteMagz.com – Memiliki buah hati yang selalu sehat adalah keinginan para orang tua agar dapat melihat si anak selalu tersenyum dan tumbuh dengan baik. Namun ketika si anak sakit dan disangka memiliki penyakit tertentu, tentunya orang tua tidak menerima akan vonis yang diberikan oleh para dokter.

Terlebih ketika mendengar anak sakit tentunya akan membuat pusing tujuh keliling, salah satunya penyakit yang menyerang bagian dalam tubuh manusia, yaitu flek paru-paru. Tapi tahukah Anda bila penyakit yang biasa didengar dengan nama flek paru-paru sebetulnya tidak ada.

Menurut dr. Aditya Suryansyah, SpAK,. Penyakit yang bernama flak paru-paru itu hanya perubahan sebuah nama penyakit yang diperhalus, nama yang sebenarnya adalah TBC paru-paru. Bercak atau flak yang ada dihasil ronsen itu hanya tanda, yaitu lendir di paru.

“Padahal flek itu hanya istilah bercak di paru berdasarkan foto ronsen. Orang batuk, radang, asma, lendirnya banyak, semua itu ada bercak dibagian paru-parunya. Flek paru itu tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Yang paling orang sering mengambil istilah flek paru adalah TBC. Padahal diagnosis penyakit TBC itu tidak hanya berdasarkan hanya foto ataupun hasil ronsen, yang penting adalah dari segi klinisnya,” jelas dr. Aditya.

Penyakit yang terbilang mudah menyerang seseorang ini terbilang mudah dikenali gejalanya, berat badan turun, nafsu makan menurun dan demam. Penularan TBC paru-paru melalui pernapasan tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga bayi pun mampu tertular TBC paru-paru. Terlebih kondisi bayi yang terbilang memiliki kekebalan tubuh yang kurang baik, maka akan berdampak lebih bahaya.

Dr. Aditya Suryansyah, SpAK. Penyakit TBC juga tidak hanya dilihat dari kondisi dalam, tetapi harus juga dilihat dari perubahan tubuhnya. Seperti berat badannya menurun, sering demam, sering sakit-sakitan, lemes, kontak TBC atau tidak, sel darah putihnya lebih tinggi.

“Kenapa kita menganti bahasa TBC paru-paru menjadi flak paru-paru, ini dikarenakan orang Indonesia mudah tersinggung jikalau anak mereka divonis memiliki penyakit TBC. Mereka hanya melihat flak atau bercak berdasarkan hasil ronsen saja, padahal bukan itu penyakitnya,” ujarnya. AS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 10 =

Trending

Copyright Juliete Magazine 2018. All Right Reserved