Connect with us

KIDS ZONE

Manfaat Positif Anak Membuat Kelompok Atau Geng

Seorang anak yang memiliki sebuah kelompok sendiri terbilang baik.

Avatar

Published

on

Manfaat Positif Anak Membuat Kelompok Atau Geng
Ilustrasi Anak-Anak. FOTO : freepik

JulieteMagz.com – Sebagai seorang manusia yang membutuhkan satu sama lain, bentuk cara yang mudah untuk mendapatkan teman adalah bersosialisasi dengan lingkungan dan orang lain. Begitu juga dengan buah hati saat melakukan aktivitasnya di rumah maupun dilingkungan sekolah.

Membuat kelompok atau geng ternyata tidak semuanya akan berdampak negatif kepada buah hati kita, Menurut Rini Hildayani, M. Psi,. Seorang anak yang memiliki sebuah kelompok sendiri terbilang baik, akan ada manfaat positif bagi si anak tersebut.

“Sebuah kelompok atau geng mampu membentuk perkembangan anak, salah satu tahap terbilang penting dan sangat berguna, adalah anak-anak yang tergabung dalam kelompok tersebut rajin belajar sehingga dapat membuat anak yang malas belajar rajin belajar. Tentunya harus ada peran dan pengawasan dari masing-masing orang tua,” jelasnya.

Sebuah kelompok atau geng yang dibuat, pada dasarnya untuk mendapatkan satu tujuan yang ingin diraih secara bersamaan secara baik.

“Secara tidak langsung bagi anggota yang masuk memiliki tujuan yang sama dan termotivasi untuk mencapi keinginan yang telah mereka sepakati bersama. Selain itu point penting masuk ke dalam kelompok akan membentuk mental si anak untuk memecahkan masalah secara bersama, secara tidak langsung si anak diharuskan berpikir untuk memecahkan suatu masalah ataupun sekedar memberikan masukan.”

Suatu hal yang harus menjadi catatan bagi orang tua, ketika si anak ingin bergabung dengan suatu kelompok tertentu sebaiknya berikan masukan kepada si anak, terlebih harus mengetahui latar belakang dan tujuan yang ingin dicapai kelompok tersebut.

Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir tindakan kekerasan dalam lingkungan sekolah ataupun di luar lingkungan sekolah.

“Sejalannya waktu anak akan tumbuh besar dan pertemanan si anak akan semakin luas, peran orang tua harus selalu memberikan pengawasan yang extra. Extra disini bukan berarti melarang si anak untuk bersosialisai dengan orang lain, perlu adanya komunikasi yang tetap terjaga antara anak dan orang tua. Jika perlu ajak si anak untuk melakukan pertemuan di rumah, dengan begitu orang tua akan mengetahui siapa saja dan bagaimana karakter masing-masing teman si anak,”  tegas Rina. AS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × one =

Trending

Copyright Juliete Magazine 2018. All Right Reserved