Connect with us

WHAT'S ON

Yayasan Citra Kasih Abadi, Dukung Program Emas Setjen Wantannas

Beberapa program unggulan pun menjadi fokus utama Setjen Wantannas demi menjaga kedamaian di Maluku, diantaranya emas biru dan emas hijau.

Published

on

Mayjen TNI Doni Monardo
Mayjen TNI Doni Monardo, Kala Mengisi Acara Dan Membeberkan Progam Emas. FOTO : AS

JulieteMagz.com – Pada hari senin (15/5) lalu Setjen Wantannas menyelenggarakan kegiatan Bakudapa Warga Maluku sekaligus memperingati 201 Tahun perjuangan Pahlawanan Nasional, Pattimura.

Selain menjalin silaturahmi dengan perwakilan warga Maluku, pada kesempatan ini juga menjadi forum untuk mendapatkan saran dan masukan dari tokoh dan masyarakat Maluku mengenai rencana kegiatan Sarasehan Nasional dengan tema “Dari Maluku untuk Indonesia, Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai di Maluku sebagai wujud Implementasi Bela Negara” yang akan diselenggarakan pada tanggal 10-11 Juli 2018.

“Ini adalah sebuah acara untuk mencegah dan memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Maluku, terlebih kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) di sana melimpah. Hasil rempah-rempahnya, jangan sampai pihak asing mengambil semua itu dari kita dan warga Maluku harus tahu bagaimana mengolahnya menjadi hasil pendapatan mereka,” tutur Sesjen Wantannas, Mayjen TNI Doni Monardo.

Beberapa program unggulan pun menjadi fokus utama Setjen Wantannas demi menjaga kedamaian di Maluku, diantaranya emas biru dan emas hijau. Emas biru adalah budidaya perikanan yang dilatarbelakangi dari potensi sumberdaya kelautan Maluku. Menurut data yang dirilis KKP, Maluku menyumbang 37% stock ikan nasional. Panorama alam bawah laut juga merupakan program emas biru andalan, dimana taman bawah laut di Pulau Moa, Maluku barat daya sangat mempesona dan tidak kalah dengan tempat lainnya.

Lalu program emas hijau adalah program dalam upaya mengembalikan kejayaan rempah-rempah Maluku dan tanaman yang mempunyai nilai ekonomis serta langka lainnya. Masih dalam kesempatan yang sama, Mayjen TNI Doni juga memaparkan kegiatan pelatihan sebagai upaya proses perdamaian desa-desa yang pernah terlibat konflik.

dr. Juliana R. Pateh

Dr. Juliana R. Pateh Memaparkan Program YCKA, Sekaligus Mengenalkan Produk Miliknya Yang Berasal Dari Maluku. FOTO : AS

“Saya yakin dengan program emas biru dan emas hijau akan membuat daya beli di kota Ambon meningkat, tingkat kriminalitas menurun, konflik antar negeri berkurang bahkan tidak ada, perkelahian TNI-Polri satu tahun terakhir menurun dan hampir tidak ada, kunjungan wisatawan meningkat, dan pendapatan nelayan dan petani meningkat. Dengan begitu bukan tidak mungkin Maluku dikenal oleh dunia,” tegas Doni Monardo.

Pada kesempatan ini Yayasan Citra Kasih Abadi (YCKA) yang juga memproduksi produk-produk asli dari Maluku ikut mengambil bagian dari acara tersebut. Seperti yang terlihat saat ingin memasuki ruangan aula terdapat beberapa produk dari Maluku yang ditawarkan oleh pihak JC Coffe, seperti kopi, cengkeh, kayu manis, kacang kenari dan lain-lain.

Menurut owner YCKA dr. Juliana R. Pateh, Maluku memiliki potensi yang luar biasa. “Sebagai partisipasi kami memajukan Maluku kami mengirim beberapa tenaga ahli dibidang perkebunan dan juga kami membawa para ahli bahasa Inggris untuk mengajarkan warga yang berada dilokasi, yang memiliki potensi menjadi objek wisata sehingga bisa go internasional,” tutupnya. AS

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 1 =

Trending

Copyright Juliete Magazine 2018. All Right Reserved